Notification

×

Iklan




Iklan




Tag Terpopuler

LGBTQ Keterlaluan!

Senin, 15 April 2024 | April 15, 2024 WIB | 0 Views Last Updated 2024-04-15T09:46:38Z
Ads : KONSULTASI HUKUM GRATIS DISINI

 Ahad 14 April 2024, Kota Serang dihebohkan dengan munculnya video menyimpang yang dilakukan oleh pasangan sesama jenis di alun-alun Kota Serang. Perilaku menjijikan tersebut terekam oleh kamera dan kemudian viral di media sosial. Walaupun diblur oleh pengunggah video, tetapi perilaku tersebut masih tampak terlihat.

 

Perilaku mereka menodai suasana idulfitri yang tengah dirayakan oleh umat muslim. Apalagi Kota Serang cukup identik dengan budaya Islamnya sejak zaman dahulu kala.

 

Menanggapi hal tersebut, Indra Martha Rusmana, Wakil Ketua ICMI (Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia) Kota Serang menyampaikan bahwa perilaku bejat yang dilakukan oleh sesama jenis tersebut adalah perilaku yang menjijikan dan benar-benar keterlaluan. Karena dilakukan di tempat umum dan benar-benar menodai Kota Serang dengan julukan kota sejuta santri dan seribu ulama.

 

“Perilaku mereka itu adalah perilaku menjijikan yang bahkan binatang pun tidak melakukannya. Artinya apa? Perilaku mereka lebih dari perilaku binatang, dan sesungguhnya yang berlebihan itu adalah perbuatan setan,” kata Indra.

 

Indra juga berharap, pihak pemerintah terutama Dinas Sosial, Satpol PP, Kementerian Agama, dan tokoh ulama mulai memberikan edukasi kepada para pelaku sesama jenis agar berhenti melakukannya dan bertobat kepada Sang Maha Suci, Allah Swt.

 

Indra pun mengimbau kepada lembaga pendidikan agar memberikan edukasi kepada anak didiknya mengenai bahaya penyimpangan perilaku seksual ini. Karena menurutnya, perilaku LGBTQ ini adalah perilaku yang dilaknat oleh Allah Swt. sebagaimana kaum Sodom atau kaum penyuka sesama jenis yang dihancurkan oleh Allah Swt.

 

“Lembaga pendidikan dan pemerintah seharusnya mulai berkolaborasi agar memberikan edukasi mengenai bahaya perilaku seks menyimpang agar ke depan tidak ada lagi hal-hal seperti ini yang telah mencoreng nama baik Kota Serang sebagai ibukota Provinsi Banten yang mengusung motto Iman dan Taqwa,” tutup Indra.

 

Hal senada disampaikan oleh Sonny Rohimat, Ketua Ikatan Guru Indonesia (IGI) Kota Serang. Sonny menyampaikan bahwa semua elemen harus ikut terlibat dalam penanganan masalah seperti ini. Bukan hanya tugas pemerintah dan Lembaga pendidikan, tapi keluarga dan masyarakat juga harus berkolaborasi untuk mencegah dan menangani masalah LGBT.


Ia juga berharap agar masyarakat dan juga lembaga pendidikan juga jangan memberikan panggung kepada pelaku dan perilaku menyimpang semacam LGBTQ. Menurutnya, sebenarnya perilaku seperti bukanlah kodrat manusia, melainkan penyakit yang harus diobati.


“Saat ini kita masih melihat masyarakat umum, bahkan lembaga pendidikan seakan memberikan pembiaran, bahkan seakan-akan memberikan panggung bagi mereka. Misalnya saat ada pesta atau event tertentu, pelaku dan perilaku ke arah sana bahkan sengaja dihadirkan di depan publik,” pungkas Sonny.

×
Berita Terbaru Update